Kelompok Separatis Bersenjata Serang Satgas Pamrahwan di Habema, 2 Prajurit Terluka
Kelompok Separatis Bersenjata Serang Satgas Pamrahwan di Habema, 2 Prajurit Terluka |
- Kelompok Separatis Bersenjata Serang Satgas Pamrahwan di Habema, 2 Prajurit Terluka
- Lukas Enembe Pastikan Restrukturisasi 51 SKPD jadi 35 Tetap Dijalankan
- Zakarias Giay Ungkap Badan SDM Target Diklat PIM II Diikuti 60 Orang
| Kelompok Separatis Bersenjata Serang Satgas Pamrahwan di Habema, 2 Prajurit Terluka Posted: 16 Aug 2019 09:27 PM PDT JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Terjadi penghadangan terhadap konvoi kendaraan pengangkut logistik Satgas Pamrahwan di jalan Trans Wamena - Habema, Kabupaten Jayawijawa, Provinsi Papua pada Jumat (16/08/2019) pukul 15.30 WIT.Menurut Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring melalui Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Cpl Eko Daryanto, S.E., M.Si serangan itu ditujukan kepada prajurit yang mengendarai dua unit mobil jenis Hilux yang baru selesai mengantar perbekalan bagi personel Pos Pamrahwan TNI yang berada di Mbua. "Mereka mendapat tembakan sporadis dari Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) yang diduga pimpinan Egianus Kogoya di sekitar Km 39 jalan Trans Wamena - Habema. Menurut laporan yang diterima, tembakan berasal dari dua arah yaitu ketinggian dan lembah yang berada di kanan dan kiri jalan," ujar dia. Dalam posisi terjepit sejumlah 12 personel TNI yang bertugas mengawal konvoi segera turun meninggalkan kendaraan dan bereaksi dengan membalas tembakan. Kontak tembak berlangsung selama kurang lebih 20 menit. "Tembakan balasan dari para personel TNI membuat kelompok tersebut melarikan diri. Setelah medan berhasil dikuasai, 2 prajurit TNI dilaporkan menderita luka tembak. Pratu PĂ nji tertembak pada bagian lengan kiri dan Pratu Sirwandi tertembak pada paha kiri. Saat ini keduanya telah dievakuasi dan mendapat perawatan medis di RSUD Wamena. Kedua prajurit berasal dari satuan Yonif 751/VJS," jelas Eko. Pangdam Sembiring, telah memerintahkan seluruh personel pos-pos Satgas Pamrahwan meningkatkan kesiapsiagaan dan mengawasi jalan-jalan maupun medan-medan yang kemungkinan dijadikan sebagai jalan pelarian KSB tersebut. "Situasi di sana sudah kondusif. Namun demikian kita tetap mewaspadai kemungkinan KSB yang memanfaatkan momentum peringatan HUT RI untuk melakukan aksi teror baik terhadap aparat keamanan maupun masyarakat," kata Pangdam. "Masyarakat tidak perlu takut, kita telah berkoordinasi baik dengan Polda maupun Pemda setempat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," tambah dia. (Albert Batlayeri) |
| Lukas Enembe Pastikan Restrukturisasi 51 SKPD jadi 35 Tetap Dijalankan Posted: 16 Aug 2019 06:18 PM PDT JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Gubernur Papua Lukas Enembe memastikan kebijakan restrukturisasi birokrasi dari 51 menjadi 35 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bakal tetap dijalankan.Ia pun berpesan agar pejabat yang nantinya ditunjuk sebagai Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Papua, wajib merancang program kerja secara utuh dan tak sepotong-potong. "Supaya apa, agar pembangunan bisa kelihatan. Makanya, saya minta perlu ada perencanaan yang utuh sebab kita akan buat Kota Jayapura ini lebih bagus lagi," terang ia di Jayapura, Jumat. Dikatakan, untuk penyusunan APBD Induk Provinsi Papua tahun 2020, bakal mengacu pada 35 Organisasi Perangkat Daerah hasil perampingan birokrasi yang telah dikonsultasikan ke pemerintah pusat. Sehingga dipastikan dalam tahun ini akan ada pelantikan 35 Kepala SKPD baru. Sementara para pejabat yang ditunjuk, adalah orang-orang yang dinilainya bakal bekerja dengan hati. "Sudah dibentuk tim seleksi pejabat eselon II yang nantinya akan menduduki jabatan di lingkungan Pemprov Papua. Memang tim ini masih melakukan konsultasi lagi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta". "Tapi saya harap para Kepala SKPD ini harus loyal dan mendengar apa yang disampaikan pimpinan. Sebab jangan sampai yang ditunjuk justru berbuat hal-hal yang tak diinginkan, seperti mengalihkan sejumlah proyek besar kepada program swakelola. Sehingga proyek yang semestinya ditender menurut UU, justru dilakukan penunjukan langsung," pungkas ia. (DiskominfoPapua) |
| Zakarias Giay Ungkap Badan SDM Target Diklat PIM II Diikuti 60 Orang Posted: 16 Aug 2019 06:14 PM PDT JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Kepala Badan Sumber Daya Manusia Provinsi Papua, Zakarias Giay menargetkan pelaksanaan Diklat PIM II 2019, diikuti sebanyak 60 orang dengan dua kelas.Seleksi akan dilakukan pada 27 Agustus 2019 mendatang, sehingga dibuka kesempatan bagi pejabat eselon III yang berkeinginan mengikuti Diklat Pim II. "Yang pasti, seleksi ini terbuka bagi siapa saja yang memenuhi syarat. Kita yang berkepentingan bisa segera berpartispasi," terang Zakarias Giay di Jayapura, Kamis (15/08/2019). Dia katakan, untuk pelaksanaan Diklat Pim II 2018 lalu diikuti sebanyak 57 pejabat Pemerintah Provinsi Papua, sementara dua pejabat diantaranya dinyatakan tak lulus. Kendati demikian, dia harapkan dalam pelaksanaan diklat tahun ini, seluruh peserta yang ikut dapat lulus dengan nilai memuaskan. Sekda Papua Hery Dosinaen menyambut positif kelulusan 55 Pejabat dalam Pelatihan Kepemimpinan TK II Angkatan XXII 2018 lalu, di Jayapura. Dia berharap dia harapkan lulusan Diklatpim II tahun ini agar dapat mengaplikasikan ilmu yang dihasilkan untuk membangun Papua kedepan serta mengkaderisasi calon ASN yang bakal mengikuti diklat PIM II pada tahun depan". Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Indonesia Ady Suryanto pada satu kesempatan di Jayapura meminta peserta Diklat Pim II untuk menginovasi perubahan dalam mendukung pembangunan di Papua kedepan. "Saya harap pelaksanaan diklat bisa terus berjalan di Jayapura, guna meningkatkan kualitas ASN di negeri ini". "Intinya saya sangat mengapresiasi terobosan yang dilakukan Pemda Papua dalam melaksanakan Diklat Pim II sendiri. Makanya, kita akan melakukan koordinasi dengan Pemda Papua kedepan untuk bisa mendorong pelaksanaan Diklat Pim II secara berkesinambungan," tuntasnya. (DiskominfoPapua) |
| You are subscribed to email updates from #Lelemuku. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |


