Polisi Kawal Pembongkaran dan Pembersihan Eks Terminal Expo Waena

Polisi Kawal Pembongkaran dan Pembersihan Eks Terminal Expo Waena


Polisi Kawal Pembongkaran dan Pembersihan Eks Terminal Expo Waena

Posted: 08 Jan 2021 01:44 AM PST

Polisi Kawal Pembersihan Eks Terminal Expo Waena

WAENA, LELEMUKU.COM - Polsubsektor Heram melakukan pengamanan pembongkaran dan pembersihan Eks Terminal Expo Waena. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Sat Pol PP dan Dinas Perhubungan Kota Jayapura berlangsung di Jln.Waena-Sentani, Distrik Heram, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (08/01/2021) pagi. 

Pengamanan pembongkaran dan pembersihan eks terminal expo dipimpin langsung Kapolsubsektor Heram Iptu Alfrist Nadek, SH dengan melibatkan 5 personil. 

Iptu Alfrist Nadek mengatakan bahwa pihak kepolisian hadir untuk melakukan pengamanan terhadap kegiatan pembongkaran dan pembersihan eks Terminal expo. "Disini personil yang diturunkan sebanyak 5 anggota untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, " ucapnya. 

Lanjut dia, dalam kegaitan tersebut, Walikota Jayapura DR. Drs. Benhur Tomi Mano, MM dan Wakil Walikota Ir. H. Rustan Saru, MM turun ke lapangan untuk melihat secara langsung pembongkaran dan pembersihan terminal eks expo. 

Ia pun menjelaskan, Pemerintah Kota Jayapura melakukan pembongkaran dan pembersihan eks terminal expo untuk disiapkan kepada para pedagang yang saat ini berjualan di pinggir jalan agar tidak mengganggu aktivitas jalan umum. 

"Dimana eks terminal expo sudah tidak digunakan lagi menjadi pangkalan taksi dikarena terminal baru di batas Kota telah dioperasikan bagi seluruh angkutan umum tujuan waena-sentani maupun tujuan waena-abe-entrop, " pungkasnya.(Humaspolrestajayapura) 


Polres Puncak Jaya Grebek Tempat Buat Miras Jenis CT

Posted: 07 Jan 2021 08:42 AM PST

Polres Puncak Jaya Grebek Tempat Buat Miras Jenis CT

MULIA, LELEMUKU.COM - Guna meminimalisir peredaran minuman keras di Kota Mulia, Kepolisian Resor Puncak Jaya berhasil menggerebek tempat produksi minuman keras jenis Cap Tikus (CT) yang berada di Kampung Lunggineri, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Kamis (07/01/2021).

Dalam pelaksanaan kegiatan penggerebekan tempat produksi minuman keras jenis CT yang dipimpin oleh Kasat Narkoba Ipda Totok A. Trihartono, SH bersama tim gabungan Polres Puncak Jaya sore tadi, berhasil diamankan barang bukti berupa kurang lebih 70 liter endapan bahan CT yang berada di dalam 2 buah ember, 1 buah panci dan alat penyulingan yang terbuat dari bambu serta 6 karton botol air mineral ukuran 600 ml.

Kapolres Puncak Jaya AKBP Drs. Mikael Suradal, MM melalui Wakapolres Puncak Jaya Kompol Irianto John, S.Sos saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dimana sore tadi dirinya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Kampung Lunggineri terdapat tempat produksi minuman keras jenis Cap Tikus.

Lebih lanjut,  Irianto John menjelaskan bahwa setelah mendapatkan informasi tersebut Tim Gabungan Polres Puncak Jaya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna menggerebek tempat tersebut. Diketahui bahwa kos-kosan tersebut milik seorang pengusaha berinisial EW yang dijaga oleh YK namun dari keterangan YK bahwa orang yang mengontrak kos-kosan tersebut tidak memiliki identitas.

" Sementara kami masih melakukan pengembangan terhadap siapa pemilik maupun pembuat minuman keras jenis CT ini dan untuk barang bukti telah kita amankan di Mako Polres Puncak Jaya," ungkap Kompol Irianto.

" Kami himbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Puncak Jaya agar tidak lagi mengkonsumsi minuman keras dan apabila mendapati ataupun mengetahui ada tempat serta oknum yang menjual ataupun memproduksi minuman keras untuk segera laporkan kepada kami " tutup Wakapolres Puncak Jaya.(Humaspolrespuncakjaya) 

Polisi Amankan 1 Unit Kendaraan Roda Dua Serta Penadahnya di Sinakma

Posted: 07 Jan 2021 08:09 AM PST

Polisi Amankan 1 Unit Kendaraan Roda Dua Serta Penadahnya di Sinakma

WAMENA, LELEMUKU.COM - Kepolisian Resor Jayawijaya berhasil mengamankan satu unit kendaraan roda dua hasil tindak pidana Curanmor beserta penadahnya yang berinisial YE (24) di Pasar Sinakma Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua pada Kamis (07/01/2021) pukul 17.10 Wit.

YE bersama barang bukti motor diamankan terkait laporan korban yang melihat motor miliknya yang telah dicuri pada Sabtu (02/01/2021) di Jalan Safri Darwin sedang dibawa oleh pelaku sehingga unit Opsnal Sat Reskrim Polres Jayawijaya langsung mengamankan pelaku untuk dimintai keterangan.

Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM menyatakan bahwa menurut keterangan YE, motor tersebut dibeli dari orang tak dikenal dengan harga Rp. 3.500.000 (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) di Pasar Sinakma pada hari Rabu (06/01/2021).

"Kasus ini masih dalam proses pengembangan, kita masih mencari pelaku utama yang mencuri dan menjual motor tersebut, dan saya himbau kepada masyarakat untuk tidak membeli kendaraan dengan harga murah dan tidak memiliki surat kendaraan karena pembeli barang hasil kejahatan dapat dipidana," ujar Kapolres.(Humaspoldapapua)

Doren Wakerkwa Ungkap Program Shift Kerja di Pemprov Papua Belum Dicabut

Posted: 07 Jan 2021 07:01 AM PST

Doren Wakerkwa Ungkap Program Shift Kerja di Pemprov Papua Belum Dicabut.lelemuku.com.jpg

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Suasana Kantor Gubernur Dok II Jayapura, pasca libur Natal (25 Desember 2020) dan Tahun Baru (1 Januari 2021) masih sangat sepi. Hal itu sebagaimana terlihat dari suasana hari pertama masuk kerja Senin (4/1/2021).

Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Doren Wakerkwa di Jayapura, saat dihubungi wartawan tak membantah suasana kerja di Kantor Gubernur belum seperti sedia kali.

Namun demikian, hal itu bukan tanpa alasan. Dimana Pemprov Papua nyatanya masih memberlakukan shift kerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga 19 Januari 2021 mendatang. 

"Makanya dihari pertama masuk kerja suasa  Kantor Gubernur Jalan Soa-Siu Dok II masih terlihat sepi ya". 

"Tapi ini karena masih diberlakukan shift kerja," tegas ia.

Menurut dia, saat ini Pemprov Papua dengan intens terus memantau perkembangan COVID-19 di Kota Jayapura dan sekitarnya. Bila grafik masih naik atau tingkat kesembuhan masih tinggi maka pemberlakuan shift kerja bisa saja diperpanjang. 

Karena jangan sampai, terjadi transmisi lokal itu justru berpotensi terjadi apabila kita menerapkan sistem kerja normal di Kantor Gubernur.

"Intinya kebijakan pergeseran atau penetapan jam kerja masih akan terus di evaluasi, mengingat pandemi Covid-19 terus terjadi ya". 

"Yang pasti grafik pergeraka COVID-19 itu yang menentukan diperpanjang atau tidak shift kerjanya," ujar ia.

Sementara disinggung soal program kerja 2021, tambah Doren, beberapa proses lelang yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) diakuinya sudah dilakukan pada Desember 2020 lalu.

Hanya saja sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain belum sempat melakukan karena melakukan penyesuaian pembahasan APBD 2021. (diskominfopapua)

Yunus Wonda Luncurkan Animasi Piktogram 56 Disiplin Cabor PON XX Papua

Posted: 07 Jan 2021 06:58 AM PST

Yunus Wonda Luncurkan Animasi Piktogram 56 Disiplin Cabor PON XX Papua.lelemuku.com.jpg

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Papua untuk pertama kalinya di Indonesia, meluncurkan animasi piktogram 56 disiplin cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada iven empat tahunan tersebut Oktober 2021 mendatang.

Peluncuran dikemas dalam acara rangka hitung mundur 300 hari menuju pelaksanaan PON XX Papua 2021 serta Festival Cahaya Papua yang diadakan secara virtual telah digelar bersamaan dengan perhelatan malam tahun baru. 

Kegiatan tersebut disiarkan secara streaming melalui official account Facebook dan Youtube PON XX Papua 2021 dan live tapping di Metro TV pada Kamis (31/12/2929) malam.

Menurut Yunus Wonda, Ketua Harian Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional Papua, peluncuran piktogram merupakan cara baru untuk memperkenalkan PON dengan bahasa yang unik dan universal. 

Pihaknya yakin, keberadaan piktogram ini akan dapat menjembatani perbedaan bahasa dari berbagai daerah asal para atlet PON XX Papua 2021.

Hal itu disampaikan Yunus kepada pers di Jayapura, Jumat (1/1/2021).

Yunus juga berharap keberadaan piktogram bisa mempopulerkan PON Papua di kancah olahraga tingkat nasional. Dimana Papua memiliki semangat yang tinggi untuk mensukseskan penyelenggaraan PON.

"Sesuai tagline kita 'TORANG BISA',yang mana ini merupakan semangat yang tercermin dari kemampuan Panitia PON XX Papua 2021 dalam beradaptasi pada kondisi pandemi. Dan kita tentunya sudah sangat siap menggelar PON. Bahkan setiap kegiatan akan selalu mengedepankan protokol kesehatan dan kesiapan layanan broadcasting dan streaming untuk seluruh lapisan masyarakat"

"Intinya peluncuran piktogram dan festival cahaya ini, sebagai penanda bahwa Provinsi Papua siap melaksanakan PON XX Papua 2021. Kami pun siap menyambut Anda, para atlet  dari seluruh Indonesia untuk bertanding di Papua. Kami pasti menyajikan sistem broadcasting yang memadai dan layanan streaming yang dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia," pungkas dia.

Sebelumnya, kegiatan festival cahaya dan peluncuran piktogram merupakan acara yang direkam jauh-jauh hari untuk kemudian di putar secara streaming 31 Desember 2020 lalu.

Festival Cahaya menyajikan berbagai pentas seni dan budaya dari artis Papua maupun Ibu Kota di atas kapal landing craft tank di perairan teluk Youtefa, Jayapura.

Iven ini menjadi yang pertama karena selain dilaksanakan secara virtual, juga set tempat yang unik dan out of the box, dan tentunya menawarkan kekayaan alam di Papua.

Antusiasme masyarakat menonton acara streaming ini terlihat dari respon positif melalui komentar yang memberikan semangat dan dukungan pada PON XX Papua 2021 terlebih apresiasi kepada Papua yang memberikan konten yang menarik.

Pemilihan momen malam pergantian tahun, tentunya menjadi strategi yang cerdik yang dipilih Panitia PON XX Papua 2021 sebagai media promosi efektif untuk menggaungkan semangat dan sosialisasi PON XX Papua 2021 kepada masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat di Tanah Papua.(Diskominfopapua)

Doren Wakerkwa Sebut Capaian Program Beasiswa Afirmasi Otonomi Khusus Pemprov Papua

Posted: 07 Jan 2021 05:02 AM PST


JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua merilis jumlah pelajar dan mahasiswa asli Papua peserta Program Beasiswa Afirmasi Otonomi Khusus sejak tahun 2009 hingga 2020 sebanyak 1051 orang. ⠀

Seribu lebih mahasiswa Papua itu merupakan lulusan dari berbagai universitas di dalam maupun luar negeri. ⠀

"Saya mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menyampaikan informasi  pelaksanaan  dan  capaian Pemerintah  Provinsi Papua dalam  program-program peningkatan kualitas SDM dan pengembangan karakter bagi Orang Asli Papua  yang dilaksanakan oleh BPSDM Provinsi Papua kepada masyarakat asli. Bila dijumlahkan, maka total lulusan dalam negeri dan luar negeri dari program beasiswa Otsus Papua adalah sejumlah 1051 Orang," Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Doren Wakerkwa,SH di Jayapura.⠀

Sekda didampingi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aryoko AF Rumaropen,SP,M.Eng dan Kepala Biro Tata Pemerintahan, Jimmy S Wanimbo,SH,http://M.Ec.Dev mengemukakan bahwa peserta Program Beasiswa Afirmasi Otonomi Khusus masih tetap dilanjutkan. Dan saat ini terdapat 1236 mahasiswa asal Papua aktif kuliah di universitas dalam maupun luar negeri yang dibiayai dari dana Otonomi Khusus.⠀

Sekda juga menyampaikan bahwa capaian kinerja Pemprov Papua lainnya adalah kerjasama Pendidikan di luar negeri dengan University of Rhode Island di Amerika Serikat dimasa pandemic Covid-19 berupa bantuan 70 unit alat ventilator yang disebar ke berbagai rumah sakit di Provinsi Papua.⠀

"Capaian kerjasama lain berkaitan dengan masa pandemi Covid-19, maka University of Rhode Island di Amerika Serikat sebagai Mitra Lembaga Pendidikan telah memberikan bantuan Hibah berupa Alat Ventilator untuk Pemerintah Provinsi Papua sejumlah 70 Unit dan telah diterima serta didistribusikan untuk digunakan pada Rumah Sakit di seluruh Provinsi Papua untuk penanganan pasien Covid-19,"jelas Sekda Wakerkwa.⠀

Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Papua, Aryoko AF Rumaropen,SP,M.Eng menambahkan mahasiswa lulusan luar negeri dan dalam negeri yang dibiayai dari program Beasiswa Afirmasi Otonomi Khusus telah berkarya dan dan bertugas di berbagai instansi pemerintah maupun swasta. (DiskominfoPapua)