Girius One Yoman Optimis Pembangunan Infrastruktur PON Papua Rampung Tepat Waktu

Girius One Yoman Optimis Pembangunan Infrastruktur PON Papua Rampung Tepat Waktu


Girius One Yoman Optimis Pembangunan Infrastruktur PON Papua Rampung Tepat Waktu

Posted: 01 Sep 2021 04:34 AM PDT

Girius One Yoman Optimis Pembangunan Infrastruktur PON Papua Rampung Tepat Waktu.lelemuku.com.jpg

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Girius One Yoman optimis pekerjaan pembangunan infrastruktu Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021, dapat rampung tepat waktu.

Hal demikian, dikarenakan pihaknya yang aktif melakukan kunjungan lapangan sekaligus pengecekkan serta mendorong pihak ketiga menyelesaikan pekerjaan secepatnya.

"Kita terus kebut pelaksanaan pembangunan infrastruktur PON. Kita targetkan seluruh infrastruktur ini bisa rampung paling lambat September mendatang, supaya bisa ada tes event sebelum digelar PON," ucap Girius di Jayapura, Kamis (12/8/2021).

Saat ini, menurut Girius, pihaknya tengah mendorong penyelesaian pembangunan infrastruktur jalan ke semua venue. Dilain pihak, Dinas PUPR Papua juga mendorong pelebaran jalan yang mendapat banyak tantangan dari masyarakat.

"Namun kita terus persuasif dan mengimbau kepada warga untuk ikut mendukung program pemerintah. Apalagi event PON ini pertama kali digelar di tanah Papua, sehingga ruas jalan ke venue harus dirapikan," kata ia.

Diketahui, untuk mendukung pelaksanaan PON di Papua, sejak tahun lalu Dinas PUPR Papua telah mengerjakan 38 paket pekerjaan pembangunan jalan alternatif PON XX 2021.

Sebanyak 38 paket tersebut, mulai dari Bandara Sentani Kabupaten Jayapura hingga Base G, Kota Jayapura.

Pengerjaan jalan alternatif juga bertujuan untuk menghubungkan sekaligus mengurai kemacetan saat PON XX digelar. (diskominfopapua)

Muhammad Musa’ad Sebut IDI Belum Jadi Parameter Kegiatan Pemerintahan di Papua

Posted: 01 Sep 2021 04:32 AM PDT

Muhammad Musa'ad Sebut IDI Belum Jadi Parameter Kegiatan Pemerintahan di Papua.lelemuku.com.jpg

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua Muhammad Musa'ad menyangkan belum dimanfaatkannya Indeks Demokrasi Indonesia (IDI), di dalam menyusun perencanaan pembangunan bidang politik.

Padahal IDI merupakan alat ukur perkembangan demokrasi di Indonesia, sehingga dapat dipakai menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).  

Berkenaan dengan hal itu, Asisten Musa'ad berharap pemerintah daerah di seluruh Papua dapat memanfaatkan data yang diterbitkan Kelompok Kerja (Pokja) IDI Papua.

"Sebab IDI ini dapat dijadikan sebagai alat ukur perkembangan demokrasi di Indonesia. Dan Memang dirancang sensitif terhadap naik turunnya kondisi demokrasi".

"Dan fluktuasi angka IDI mencerminkan situasi dinamika demokrasi di Indonesia," ujar Musa'ad di Jayapura, Kamis (12/8/2021).

Kendati demikian, Musa'ad mengingatkan POKJA IDI Papua agar selalu aktif dalam kegiatan penyusunan, pengelolaan dan pemanfaatan data, supaya dapat menghasilkan data pengembangan kehidupan demokrasi di Provinsi Papua.

Dengan mengedepankan kebebasan sipil, hak-hak politik rakyat dan lembaga demokrasi maupun institut politik di daerah.

"Makanya nanti perlu dilakukan secara berkesinambungan evaluasi di berbagai aspek, variabel maupun indikator yang sangat mempengaruhi kebebasan berdemokrasi terutama di wilayah Provinsi Papua".

"Karena IDI sekali lagi merupakan indikator komposit yang menujukan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia. Dimana tingkat capaiannya diukur berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan tiga aspek demokasi yaitu kebebasan sipil, hak-hak politik dan lembaga demokrasi," pungkas ia. (diskominfopapua)

Kadkis Matdoan Sebut PB PON Papua Siapkan ID Card Untuk 1.157 Wartawan

Posted: 01 Sep 2021 04:19 AM PDT

Kadkis Matdoan Sebut PB PON Papua Siapkan ID Card Untuk 1.157 Wartawan.lelemuku.com.jpg

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX Papua menyiapkan 1.157 kartu identitas bagi wartawan se-Indonesia yang akan meliput event empat tahunan itu.

Jumlah tersebut merupakan hasil pendaftaran wartawan peliput PON secara mandiri maupun kolektif dari media dan KONI se-Indonesia, yang dibuka secara online pada 1 Juli 2020 s/d 1 April 2021.

Angka itu, juga ditambah dengan pendaftaran yang dilakukan secara offline pada waktu yang sama.

"Kita membuka pendaftaran (wartawan peliput PON) sejak 1 Juli 2020, ditutup 1 April 2021. Yang hasilnya cukup luar biasa ada sebanyak 1.157 wartawan yang akan bertugas meliput pelaksanaan PON XX 2021 di Papua".

"Jumlah ini akan terbagi ke empat klaster, yaitu Kota dan Kabupaten Jayapura, Merauke serta Mimika. Data ini akan saya laporkan ke pimpinan untuk difinalkan dan sudah tidak ada lagi tambahan wartawan (setelah pendaftaran ditutup)," terang Wakil Sekretaris IV Bidang Humas dan PPM PB PON Papua, Kadkis A. Matdoan,  di Jayapura, Selasa (10/8/2021).

Sementara sebanyak 1.157 wartawan peliput PON XX tersebut, akan disediakan akomodasi, konsumsi dan transportasi lokal di masing-masing klaster.

Para wartawan juga mendapatkan fasilitas di seluruh media center, diantaranya computer, wifi serta peralatan pendukung lainnya.

Sementara menyoal penerbitan ID Card, Kadkis memastikan segera rampung dalam waktu dekat sebab proses lelang pembuatan kartu identitas wartawan peliput PON, serta atlet maupun ofisial, sudah selesai.

Database 1.157 wartawan peliput PON sebelumnya resmi diserahkan Ketua Tim Verifikasi Wartawan Peliput PON Papua, Hans Alfaro kepada Wakil Sekretaris IV Bidang Humas dan PPM PB PON Papua, Kadkis A. Matdoan, Selasa.

Sebanyak 1.175 wartawan peliput PON hasil verifikasi terdiri dari media Papua 457 orang, TV nasional 84 orang, media online nasional 81 orang, media cetak nasional 25 orang serta media kontingen 246 orang.

Kemudian TVRI pusat 158 orang, RRI pusat 52 orang, wartawan Humas Kemenpora 49 orang dan wartawan SIWO PWI 5 orang. (diskominfopapua)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya

    © 2016- Lelemuku.com is owned by PT. Batlax.com.
    Affiliated with Voice of America, VOA Indonesia, Tempo, BenarNews, Teras.id, Reuters, DW and RT

    DMCA.com Protection Status Creative Commons License

    pembaca saat ini: 0