Muklis Salepu Ungkap Upaya Diskominfo Biak Numfor Pasang Wifi Gratis
Muklis Salepu Ungkap Upaya Diskominfo Biak Numfor Pasang Wifi Gratis |
- Muklis Salepu Ungkap Upaya Diskominfo Biak Numfor Pasang Wifi Gratis
- Elianor Dumatubun Klarifikasi Penjemputan Atlit Wushu Papua Menggunakan Truk di Merauke
- Bangun Nawoko Tinjau Pembangunan Rumah Sakit Modular Kamangi untuk PON XX 2021 di Merauke
- Wurjanto dan Prajurit Lantamal XI Gelar Bersih Lingkungan di TMP Trikora Merauke
- Untung Sangaji Pastikan Pelaku Predator Anak di Merauke Terancam 20 Tahun Penjara
- Persyaratan untuk Terbang Jadi Alasan Mayoritas Penerima Vaksinasi di Merauke
- Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda Pastikan Kesiapan Venue dan Akomodasi di Merauke
- Okto Samosir dan Anggota Polair Polres Merauke Laksanakan Sosialisasi Vaksinasi Covid-19
- Ramadayanto Sebut Lebih 2.000 Relawan PON XX Terdaftar di Panitia SDM Merauke
- 19 Penghuni Rutan Polres Merauke Laksanakan Vaksinasi Covid-19
- Untung Sangaji dan Yunus Wonda Gelar Dialog Interaktif Jelang PON Papua di RRI Merauke
| Muklis Salepu Ungkap Upaya Diskominfo Biak Numfor Pasang Wifi Gratis Posted: 15 Sep 2021 10:32 AM PDT BIAK, LELEMUKU.COM - Pemerintah Kabupaten Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua mulai melakukan pemasangan wireless fidelity (wifi) gratis di area-area public. Bahkah tiga lokasi area public telah terpasang wifi dan masyarakat sudah bisa menggunakannya. Adapun ketiga area public yang telah terpasang Wifi antara lain; area Taman Mandouw, area Taman Adam Manggara dan area taman yang ada di depan Telkom. Sedangkan Taman Segita Yafdas akan dipasang dalam waktu dekat, hanya karena pertimbangan letak penempatan sehingga ditunda pemasangannya. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Biak Numfor Muklis Salepu, S.Sos mengatakan, bahwa Wifi yang akan diakses masyarakat secara gratis dibeberapa ruang public (taman) pada dasarnya sudah bisa digunakan. "Tiga taman kami sudah pasang, sementara di Taman Segitiga Yafdas dicarikan tempat yang pas dulu, intinya siap dipasang secepatnya sehingga bisa digunakan masyarakat," katanya. Pemasangan Wifi di ruang publik diharapkan dapat membantu masyarakat untuk berbagai kepentingan, secara khususnya anak-anak sekolah yang membutuhkan akses internet setiap saat ketika ada tugas-tugas sekolah, atau mencari refrensi. "Tidak semua masyarakat memiliki jaringan Wifi, diharapkan dengan keberadaan Wifi gratis dengan kapastitas 100 Mbps ini dapat membantu, khususnya lagi anak-anak sekolah atau mahasiswa yang mencari refrensi atau mengerjakan tugasnya," tandasnya.(humasbiaknumfor) |
| Elianor Dumatubun Klarifikasi Penjemputan Atlit Wushu Papua Menggunakan Truk di Merauke Posted: 15 Sep 2021 09:35 AM PDT MERAUKE, LELEMUKU.COM - Ketua Harian Sub PB PON XX Papua Klaster Merauke Elianor Dumatubun mengaklarifikasi terkait berita penjemputan atlit wushu Papua di Merauke dengan menggunakan truk, Senin (13/09/2021). Elianor mengatakan, semua atlit Provinsi Papua yang datang ke Merauke adalah kewenangan provinsi, yakni telah dibentuknya kontingen Provinsi Papua. Sehingga baik pengurus KONI maupun Sub PB PON di Merauke tidak mengetahui akan kedatangan atlit ke Merauke karena tidak ada konfirmasi mulai dari kedatangan atlit bola kaki, bermotor, termasuk atlit wushu. "Setelah mereka datang, mereka koordinasi dengan kita, ada hal-hal yang kurang langsung kita backup. Pada intinya kami siap mendukung semua atlit Papua. Jangan sampai kita dianggap Sub PB PON tidak siap untuk melaksanakan PON, kita sudah siap untuk melaksanakan PON di Kabupaten Merauke," ungkap Elianor dalam konferensi pers di KONI Merauke, Selasa (15/09/2021). Sekeretaris Pengurus Provisi Wushu Papua sekaligus Sekretaris Pengurus Panpel Inti Pada Pelaksanaan PON 2021, Samuddin kesempatan yang sama mengatakan, pengurusan pelatihan dari semua Cabor sudah berlangsung hampir dua tahun di bawah Kodam XVII/Cenderawasih. Pergerakan semua atlit maupun logistik selama pelatihan menggunakan kendaraan atau truk TNI. Bahkan kedatangan ke Merauke menggunakan truk TNI juga, dan menurutnya semua atlit sudah terbiasa dengan pendidikan militan. "Pernyataan keberatan Ketua Pencab Wushu Merauke maslah kendaraan yang dipakai untuk menyambut atlit Papua kemarin yang dianggap kurang koordinasi, itu tidak benar. Karena informasi sudah disampaikan lewat whatsapp grup dengan pengurus di Merauke tetapi tidak ada tanggapan. Artinya, kalau tidak ada komunikasi itu hal keliru. Harusnya, kami satu tim tidak boleh seperti itu karena kita kelompok inti yang bersama-sama untuk mensukseskan PON di Papua, ini sangat mengganggu," ujar Samuddin. Lanjut kata Samuddin, selama kegiatan pelatihan tidak ada kendala dan atlit sudah biasa karena dididik dengan cara militan serta siap untuk bertanding. Oleh karena itu ia harapkan jangan lagi ada pernyataan yang membuat psikologi atlit menjadi terganggu. "Kami tidak muluk-muluk untuk target, sesuai yang diberikan oleh PON adalah satu medali emas. Tapi kami berupaya bisa mendongkrak lebih dari itu, minimal dua atau tiga medali emas. Sebagai tuan rumah punya keyakinan untuk harus menang," ujar dia. Adapun nama Atlit, Pelatih dan Official sebagai berikut, Yuliana Prawar 48 kg (putri), Selfi Dwi 52 kg (putri), Maryam P. Awee 56 kg (putri), Moria Manalu 60 kg (putri), Markus Ndiken 48 kg (putra), Hanock D. Baimo 52 kg (putra), Stefano Rumagit 56 kg (putra), Winardi 60 kg (putra), Hendrik Rikut 65 kg (putra), Daniel Emakpa 70 kg (putra), Deni Arif Fadillah 75 kg (putra). Kemudian, Pelatih Kepala Adrie Yani Mandey, Asisten Pelatih-1 Fernando Mofu, Asisten Pelatih-2 Rahmat Renwarin, Official Umum Jefry Dahar, Official Ronald Rahael, dan Official Putri Laurina Helena Yanti. Khusus atlit wushu sanda putra sebanyak 7 orang dan putri empat orang sedangkan atlit wushu taolu terdiri dari satu putri dan tiga putra, dengan total keseluruhan atlit wushu 15 atlit. (diskominfomerauke) |
| Bangun Nawoko Tinjau Pembangunan Rumah Sakit Modular Kamangi untuk PON XX 2021 di Merauke Posted: 15 Sep 2021 09:35 AM PDT MERAUKE, LELEMUKU.COM – Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko di dampingi oleh Kasilog Kolonel Arm Ayi Yosa Karya Winaya, S.Sos, M.M., melaksanakan penijauan lahan pembangunan Rumah Sakit Modular Kampung Kamangi, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua pada Rabu (15/09/2021).. Bangunan ini akan digunakan dalam rangka Penangan Darurat Covid-19 serta untuk menyambut Pekan Olah Raga Nasional PON XX di Merauke Kedatangan Danrem 174 Merauke di lokasi pembangunan Rumah sakit Modular disambut oleh Dandenkesyah 17.04.03 Merauke Letkol Ckm Hartanto Hadisantoso, S.K.M. beserta Ka Rumkit TK IV/Merauke. Disela- sela peninjauan Danrem Bangun Nawoko menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pertahanan dimana tempat ini akan dibangun Rumah Sakit Modular dengan Kapasitas 200 tempat tidur. "Ini yang sangat ditunggu-tunggu karena masa pendemi Covid-19. Namun demikian sangat luar biasa dari Menteri Pertahanan sudah menyiapkan ini selain untuk menangani Covid juga untuk menyambut PON XX di Kab. Merauke, sehingga dalam waktu 20 hari harus sudah selesai pelaksanaan pembangunan dan ini sudah bekerja selama empat hari sangat luar biasa kita bisa melihatnya," kata dia. Dijabarkan dengan keterbatasan di Merauke baik Bahan Material, Peralatan dan sebagainya akan tetapi dari pihak PT. PP (Pembanguan Perumahan) sudah bisa melaksanakan pembangunan dengan sangat cepat sudah mencapai progres 15 persen. "Ini sesuatu yang sangat luar biasa dan saya sangat bangga semoga dalam pelaksanaan Pembangunan Rumah Sakit Modular berjalan dengan lancar," harapnya.(penrem174) |
| Wurjanto dan Prajurit Lantamal XI Gelar Bersih Lingkungan di TMP Trikora Merauke Posted: 15 Sep 2021 09:10 AM PDT MERAUKE, LELEMUKU.COM - Prajurit Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XI Merauke melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan Taman Makam Pahlawan (TMP) Trikora Merauke yang dilaksanakan pada hari Selasa (14/9/2021). Kegiatan yang dilaksanakan setelah kegiatan gowes bersama Danlantamal XI bersama prajurit dilanjutkan dengan kegiatan kerja bakti ini dilakukan masih dalam Suasana Hari Jadi Ke-76 TNI Angkatan Laut dan sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Adapun sasaran kegiatan kerja bakti kali ini dipusatkan di sekitar TMP Trikora Merauke dan sekitarnya diikuti Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Merauke. Danlantamal XI Brigjen TNI (Mar) Wurjanto, M.Han dalam kesempatan menyampaikan bahwa kerja bakti membersihkan lingkungan ini dilakukan, selain untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan rapi, juga untuk meningkatkan sinergitas kemitraan TNI AL Lantamal XI dengan warga masyarakat Merauke. Disamping itu, kerja bakti yang dilakukan juga bertujuan memberikan edukasi dan pelajaran kepada masyarakat untuk membudayakan hidup bersih dan sehat. "Kita harapkan nanti seluruh masyarakat di Merauke ini bisa melakukan kebiasaan hidup bersih dan sehat, agar Merauke menjadi kota yang bersih, rapi, dan sehat tentunya, "tambah Danlantamal XI. Kegiatan kerja bakti ini dijadwalakan dilaksanakan selama 2-3 hari kedepan. Hal ini sebagai wujud nyata kepedulian Lantamal XI terhadap kebersihan lingkungan khususnya lingkungan. (dispenal) |
| Untung Sangaji Pastikan Pelaku Predator Anak di Merauke Terancam 20 Tahun Penjara Posted: 15 Sep 2021 09:03 AM PDT MERAUKE, LELEMUKU.COM - Dua pelaku tindak kriminal terhadap anak di bawah umur di Kota Merauke terancam 15 hingga 20 tahun penjara. Kini pelaku BU dan MZ sudah diamankan untuk diproses. Pernyataan ini disampaikan Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M. Hum melalui Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Agus F. Pombos, SIK didampingi KBO dan penyidik PPA dalam conferensi pers pada Senin (13/9/2021). "Saat ini Penyidik PPA Satuan Reskrim Polres Merauke sedang melakukan penyidikan kasus perlindungan anak di bawah umur, terhadap pelaku berinisial BU dan MZ," ungkap Agus Pombos. Hasil tindakan bejat pelaku BU pada Bulan April dan Mei 2021, telah mengakibatkan anak tirinya yang berusia 12 tahun tengah hamil empat bulan. Benar-benar ini perbuatan memalukan dan menghancurkan masa depan anak. BU dijerat UU Perlindungan Anak, pasal 82 ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun ditambah 1/3 dari 15 tahun hingga menjadi 20 tahun penjara. Pelaku bejat berikut yaitu MZ dengan TKP di Jalan Pembangunan Merauke. MZ melakukan perbuatan cabul terhadap anak berumur 8 tahun sebanyak lima kali. Kasus ini diketahui saat korban mengadu ke tante korban, kemudian pelaku dilaporkan ke petugas. "Pelaku MZ juga dijerat UU Perlindungan Anak pasal 81, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," ucap Kasat Reskrim. Dari kasus ini, para orang tua atau masyarakat harus lebih waspada dan menjaga anak-anaknya, terutama anak perempuan. Sebab tindakan pelecehan seksual bukan hanya datang dari luar, tetapi kerap terjadi dan dilakukan oleh orang terdekat.(diskominfomerauke) |
| Persyaratan untuk Terbang Jadi Alasan Mayoritas Penerima Vaksinasi di Merauke Posted: 15 Sep 2021 09:00 AM PDT MERAUKE, LELEMUKU.COM – Polres Merauke melakukan gerai vaksin presisi di Kampung Tengah, Lampu Satu, Kelurahan Samkai, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua selama dua hari dan berakhir Selasa (14/9/2021). Dokter Salma, penangungjawab kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa untuk hari pertama, jumlah yang melakukan vaksin sebanyak 140 orang. Sementara di hari kedua sampai pukul 12.30 WIT, yang melakukan vaksin baru 60 orang. "Yang kita berikan ini vaksin dosis I maupun dosis II," katanya. Dr. Salma mengungkapkan, beberapa dari orang yang datang tersebut mengaku mau vaksin karena ingin berangkat keluar dari Merauke dengan menggunakan pesawat. ''Kan sekarang persyaratannya untuk bisa naik pesawat itu harus menunjukan kartu vaksin. Kalau belum vaksin berarti tidak bisa naik pesawat,'' katanya. Selain itu, karena saat ini beberapa pelayanan umum juga mengisyaratakan baru dapat dilayani ketika sudah mau divaksin. Namun Idiolia, yang berumur diatas 50-an tahun mengaku jika dirinya datang untuk menerima vaksin tersebut karena kesadaran pentingnya vaksin. ''Kalau saya bukan karena mau berangkat tapi karena memang kesadaran saya sendiri. Saya orang rumah. Jadi sangat perlu dan memang harus punya kesadaran sendiri. Bahwa vaksin itu bukan untuk mematikan orang tapi menambah imunitas untuk kesehatan kita. Karena dari dulu mengapa bayi diberi imunisasi supaya memiliki imunitas terhadap penyakit tertentu,'' terangnya. Begitu juga dengan Vaksin Covid. Karena menurutnya, saat ini terjadi pandemi Covid, sehingga untuk menambah imun setiap warga negara maka negara menyiapkan vaksin secara gratis. ''Kalau ada yang tidak mau vaksin karena menganggap dirinya bisa mengatasi penyakit ini. Tapi, penyakit ini kita tidak lihat seperti apa, sehingga ketika pemerintah menyiapkan vaksinnya haruslah dengan kesadaran kita sendiri untuk vaksin agar ketika kena virus ini tidak terlalu parah,'' tambahnya.(diskominfomerauke) |
| Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda Pastikan Kesiapan Venue dan Akomodasi di Merauke Posted: 15 Sep 2021 08:55 AM PDT MERAUKE, LELEMUKU.COM - Ketua Harian PB PON XX Papua, Yunus Wonda berkunjung ke Merauke dalam rangka memastikan venue dan akomodasi siap untuk digunakan. Dengan menggunakan pesawat carteran, Yunus Wonda bersama dengan 7 orang lainnya tiba sekitar pukul 12.30 WIT. Ia kemudian disambut Ketua Harian Subda PB PON Papua Klaster Merauke, Elianor Dumatubun dan Sekretaris Umum Subda PB PON Papua Klaster Merauke, Thobias Wallong. Yunus Wonda mengungkapkan bahwa, kunjungannya ke Merauke ini untuk melihat kesiapan di Merauke, karena tanggal 18-19 September, atlet sudah mulai tiba di Papua. "Hari ini saya mau ketemu Ketua Umum Subda PON Merauke dan semua bidang-bidang untuk melihat sejauh mana kesiapan yang sudah disiapkan untuk bisa memastikan bahwa Merauke sudah siap. Tapi, saya yakin Merauke sudah siap untuk menggelar PON XX,'' ungkap dia. Menurut dia, selain bertemu dengan Ketua Umum Sub PB PON Klaster Merauke dan bidang-bidangnya, pihaknya juga akan melakukan peninjauan langsung ke setiap venue yang ada di Merauke termasuk akomodasi untuk para atlet dan official. ''Mungkin masih ada catatan-catatan yang perlu disampaikan kepada kami dan semua harus pastikan hari ini. Kalau semua sudah clear maka besok saya bisa kembali dan dapat lanjutkan ke Timika,'' katanya. Bagaimana kalau ternyata belum siap. Yunus Wonda mengaku sampai saat ini tidak punya pikiran ke sana, yang jelas kata dia, Merauke sudah siap. ''Tapi sebagai ketua harian, saya harus datang lihat. Tapi kalau soal kesiapan, saya yakin Merauke siap 100 persen, Timika siap 100 persen, Kota Jayapura siap 100 persen dan Kabupaten Jayapura siap 100 persen,'' tandas dia. Ia pun mengajak dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Merauke untuk menyambut PON ini, serta menciptakan kondisi dan situasi Papua yang aman dan nyaman, sehingga semua tamu yang datang merasa aman dan nyaman tinggal di Papua terutama Kabupaten Merauke. ''Untuk itu kepada semua generasi Papua yang ada di sini, mari untuk menjadi contoh dan menjadi tuan rumah yang baik. Mari kita sambut mereka dengan baik. Ini bukan soal menang kalah tapi silaturahmi sebagai anak bangsa dan membangun dari ufuk timur mulai kita lakukan lewat event olahraga ini,'' tutup dia. (diskominfomerauke) |
| Okto Samosir dan Anggota Polair Polres Merauke Laksanakan Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Posted: 15 Sep 2021 08:42 AM PDT MERAUKE, LELEMUKU.COM – Kasat Polair Polres Merauke Iptu Okto Samosir, S.H. didampingi KBO dan anggotanya melaksanakan sosialisasi tentang vaksinasi Covid-19, bertempat di penjual tradisional jalan Nowari Merauke, Provinsi Papua, Rabu (15/09/2021). Dalam pelaksanaan sosialisasi ini Kasat Polair dan anggotanya menyampaikan bahwa Vaksinasi Covid-19 itu aman dan halal, bagi bapak ibu yang belum vaksin agar segera melaksanakan vaksinasi. "Dalam pelaksanaan sosialisasi KBO Polairud bersama anggotanya membawa dan mendampingi para Abk dari PPN untuk melaksanakan vaksin Covid-19 tahap I & II di Klinik Pratama Polres Merauke sebanyak 8 (delapan orang)," ucap Kasat Polair. Selanjutnya Kasat Polair berserta personel Sat Polairud Polres Merauke memberikan imbauan agar masyarakat mau di vaksin baik tahap I & II terhadap mama-mama penjual sayuran lapak tradisional dipesisir PPN Merauke. Diharapkan kepada seluruh warga Merauke yang belum melakukan vaksinasi Covid-19 agar segera vaksin di Klinik Pratama Polres Merauke maupun pada gerai vaksinasi Presisi Polres Merauke yang ada.(humaspolri) |
| Ramadayanto Sebut Lebih 2.000 Relawan PON XX Terdaftar di Panitia SDM Merauke Posted: 15 Sep 2021 08:37 AM PDT MERAUKE, LELEMUKU.COM – Kendati input data belum selesai ke dalan sistem, akan tetapi jumlah relawan yang telah mendaftar ke Sub PB PON Klaster Merauke, Provinsi Papua lebih dari 2.000 orang. Koordinator Bidang IV yang membidangi Sumbar Daya Manusia (SDM) Subda PB PON Klaster Merauke, Ramadayanto ketika ditemui di kantornya,Kesbangpol Kabupaten Merauke mengungkapkan,jumlah relawan yang telah mendaftar lebih dari 2.000 orang. Dari jumlah tersebut,pihaknya belum ada data valid berapa yang memenuhi syarat. ''Tinggal kita melihat mana yang akan terdegradasi dan mana yang memenuhi syarat,'' katanya. Ia menjelaskan, ada yang saat itu sudah memegang nomor pendaftaran, namun karena belum vaksin, sehingga dokumennya tidak bisa diterima. ''salah satu syarat utama untuk perekrutan relawan ini adalah vaksinasi. Yang bersangkutan sudah divaksin minimal satu kali,''imbuhnya. Selain itu, katany, juga dokumen pendukung seperti nama. Jangan sampai nama berbeda dengan yang ada di KTP. Ramadayanto menjelaskan bahwa pihaknya sampai sata ini masih menunggu data berapa pendaftar yang memenuhi persyaratan. Pihaknya akan segera ke Jayapura untuk koordinasi dengan bidang SDM PB PON. ''Tim kami akan berangkat hari ini untuk koordinasi sehubungan dengan data itu. Mudah-mudahan dalam 2-3 hari kedepan, mereka sudah bisa kembali ke Merauke untuk kita bisa mendapat gambaran berapa yang memenuhi syarat kelengkapan dari 2.000 lebih pendaftar,''tambahnya. Soal pelatihan relawan ini masih menunggu data yang memenuhi syarat. Sekadar diketahui, bahwa untuk Klaster Merauke, PB PON bidang SDM memberikan kuota sebanyak 2.000 orang sebagai relawan untuk terlibat pada pelaksanaan PON XX Papua klaster Merauke.(diskominfomerauke) |
| 19 Penghuni Rutan Polres Merauke Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Posted: 15 Sep 2021 08:32 AM PDT MERAUKE, LELEMUKU.COM – Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasie Dokkes Polres Merauke dr. Rahmadany didampingi Kasat Tahti dan anggotanya melaksanakan vaksinasi Covid-19 kepada para tahanan di Rutan Polres Merauke jalan Brawijaya Merauke, Rabu (15/09). Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi para tahanan yang ada di Rutan Polres Merauke sebanyak 19 tahanan dari 34 tahanan, yang lainnya tidak dapat di vaksin karena hasil screening ada keluhan dan penyakit bawaan. dr. Rahmadany mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini diberikan kepada 19 orang tahanan yang dapat dilaksanakan, maksud dan tujuan vaksinasi ini agar para tahanan dapat meningkatkan imun tubuh, sehingga dapat mencegah penyebaran Covid-19. "Diharapkan kepada seluruh warga Merauke yang belum melakukan vaksinasi Covid-19 agar segera vaksin. Saat ini ada 4 tempat pelaksanaan gerai vaksinasi Presisi yang digelar oleh Polres Merauke," jelas dr. Rahmadany.(humaspolri) |
| Untung Sangaji dan Yunus Wonda Gelar Dialog Interaktif Jelang PON Papua di RRI Merauke Posted: 15 Sep 2021 08:26 AM PDT MERAUKE,LELEMUKU.COM – Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum bersama Ketua Harian PB PON XX Papua laksanakan Dialog Interaktif bersama seluruh pendengar RRI Merauke yang bertempat di Studio LPP RRI Pro 1 Merauke jalan Ahmad Yani Merauke, Rabu (15/09). Adapun Topik Dialog interaktif kali ini adalah 17 hari jelang pelaksanaan PON XX 2021 dengan narasumber Kapolres Merauke dan Ketua harian PB PON XX Papua Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H. serta Violetta sebagai presenter dari Pro 1 RRI Merauke. Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum menyatakan bahwa jelang pelaksanaan PON XX 2021 Papua khususnya cluster Merauke menyangkut situasi Kamtibmas tetap dalam keadaan aman dan kondusif. Kekuatan penuh akan kami turunkan dalam hal pengamanan dan pengawalan. "Kami dari Polres Merauke akan bersinergi dengan TNI dan instansi terkait dalam melaksanakan pengamanan PON XX di Merauke Papua. Kita sudah siap dengan melaksanakan beberapa persiapan seperti gladi lapangan, gladi TFG, peninjauan venue, pembentukan Posko Ops dan pelaksanaan Patroli cipta kondisi," ucap Kapolres. Menurut Ketua Harian PB PON Papua bahwa penjualan Miras jelang PON akan di hentikan sementara untuk menjaga Kamtibmas, Tidak ada tawar menawar lagi sesuai arahan Presiden Joko Widodo setiap warga yang ingin menonton dan orang yang berada disekitar venue wajib sudah vaksin. "Pembuktian bahwa PON di Papua Torang bisa, dimana semua rakyat dapat menjual aneka makanan khas Papua, hasil kerajinan Papua dan aneka oleh-oleh. Mari kita jaga keamanan bersama, kita sambut pelaksanaan PON dengan sopan santun, kebersihan kota Merauke dan jadilah tuan rumah yang ramah kepada setiap atlit yang datang agar dapat membawa cerita yang baik tentang Merauke," ungkap Ketua Harian PB PON.(humaspolri) |
| You are subscribed to email updates from #Lelemuku. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.










